Saat ini saya sedang menempuh perkuliahan di semester 7. Di semester ini saya sedang menempuh 3 mata kuliah yang benar-benar kuliah (belajar dalam kelas maksudnya) dan 1 mata kuliah lagi yaitu Praktik Pengenalan Lapangan atau lebih kerennya dikenal dengan PPL.
Salah satu dari 4 mata kuliah tersebut adalah RISET OPERASI. Mata kuliah ini mirip atau masih berhubungan dengan mata kuliah PROGRAM LINEAR. Nah, berikut ini sebagian ulasan tentang RISET OPERASI, selamat membaca, semoga bermanfaat ;D
A. PENGERTIAN RISET OPERASI
Riset Operasi adalah metode untuk memformulasikan dan merumuskan permasalahan sehari-hari baik mengenai bisnis, ekonomi, sosial maupun bidang lainnya ke dalam pemodelan matematis untuk mendapatkan solusi yang optimal.
B. PERKEMBANGAN RISET OPERASI
Dorongan awal munculnya kegiatan riset operasi adalah perang dunia II. Istilah riset operasi akibat dari “riset operasi militer” yang dilakukan selama perang tersebut. Kelompok ahli-ahli disiplin ilmu disatukan untuk menganalsis berbagai masalah operasi militer. Istilah riset operasi baru ditemukan setelah perang dunia II, tetapi sebenarnya pendekatan-pendekatan ilmiah yang digunakan sebagian telah diciptakan sebelumnya.
Kesuksesan riset operasi dalam perang dunia II menarik industri-indstri pasca perang di Inggris dan Amerika Serikat untuk menerapkan riset operasi dalam menyelesaikan masalah-masalah manajemen untuk meningkatkan produktivitas atau efisiensi.
Perkembangan riset operasi kini berada pada aspek pembagian kerja dan segmentasi tanggung jawab manajemen dalam organisasi, yang bergantung pada perkembangan teknologi, dan faktor lain seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya secara sistematis.
C. MODEL DALAM RISET OPERASI
1. Model ikonik
Model ikonik adalah suatu penyajian fisik yang tampak seperti aslinya dari suatu sistem nyata dengan skala yang berbeda. Contoh : Mainan anak-anak, Maket, Foto, dan lain-lain.
2. Model analog
Model analog adalah suatu model yang menyajikan suatu analogi dari keadaan nyata. Model analog lebih abstrak dibanding model ikonik, karena tidak kelihatan sama antara model dengan dunia nyata. Contoh : Kurva Permintaan, Peta, Jaringan pipa air, dan lain-lain.
3. Model simbolik
3. Model simbolik
Bentuk model yang paling abstrak dan biasa digunakan daam bidang riset operasi dan pada kenyataannya, riset operasi biasanya disinonimkan dengan suatu formulasi dan menggunakan suatu bentuk khusus dari model simbolik yang dsebut dengan model matematis. Model simbolik menggunakan huruf, angka, dan simbol yang lain untuk menyajikan karakteristik dan properti dari suatu system yang dimodelkan. Contoh : persamaan, bagan, kalimat-kalimat tertulis.
4. Model matematis
Model matematis mencakup model-model yang mewakili situasi riil sebuah sistem yang berupa fungsi matematik.
D. TAHAPAN RISET OPERASI
Tahapan – tahapan dalam penerapan Riset Operasi untuk memecahkan persoalan adalah sebagai berikut :
1. Merumuskan/menganalisis persoalan sehingga jelas tujuan apa yang akan dicapai.
2. Pembentukan model matematika untuk mencerminkan persoalan yang akan dipecahkan. Biasanya model dinyatakan dalam bentuk persamaan yang menggambarkan hubungan antara input dan output serta tujuan yang akan dicapai dalam bentuk fungsi objektif.
3. Mencari pemecahan dari model yang telah dibuat dalam tahap sebelumnya, misalnya dengan menggunakan metode simpleks.
4. Menguji model dan hasil pemecahan dari penggunaan model. Sering juga disebut melakukan validasi. Harus ada mekanisme untuk mengontrol pemecahan, misalnya dengan menggunakan kriteria tertentu.
5. Implementasi hasil pemecahan.
Sumber:
Dari berbagai sumber.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar